Pulang

dan lalu, rasa itu

tak mungkin lagi kini

tersimpan di hati

bawa aku pulang, rindu

bersamamu…

dan lalu, air mata

tak mungkin lagi kini

bicara tentang rasa

bawa aku pulang, rindu

segera…

jelajahi waktu ke tempat berteduh

hati kala biru

dan lalu, sekitarku

tak mungkin lagi kini

meringankan lara

bawa aku pulang, rindu

segera…

dan lalu, oh langkahku

tak lagi jauh kini

memudar biruku

jangan lagi pulang

jangan lagi datang

jangan lagi pulang

rindu, pergi jauh…

dan lalu…

[Float - Pulang]

Akhrnya rindu itu memang tak lagi bisa dibohongi

dan walaupun pulang adalah duri termanis yang meruyak dalam nadi tiap pejalan,

aku tetap ingin pulang…



3 Comments »

  1.   Ari Said:

    on August 10, 2007 at 12:16 am

    Salam ya buat ibu & bapakmu ;p

  2.   Yoan Said:

    on August 12, 2007 at 2:37 am

    Buat bapak, bisalah. Buat Ibu… cuma sampe pusaranya aja kayaknya. Gpp ya Pak Ari?

  3.   anonymouz Said:

    on September 24, 2007 at 11:49 am

    Um…

{ RSS feed for comments on this post}

Leave a Comment