After The Funeral
I’m not fear the death. I guess I’ve already conquer my fear
of it. I just can’t stand the atmosphere full of sadness, pain, and bitterness
that overwhelm the people left behind. Rasanya saya bisa robek tercabik karena kesedihan yang terpancar dari aura
orang-orang ini. Karena ada lebih dari perasaan sedih dan kehilangan yang
mereka rasakan. Ada sesuatu yang membuat hidupmu sesaat tidak ada artinya sama
sekali. Sesuatu yang membuatmu merasa tidak lagi punya kekuatan untuk tetap
bertahan. Sesuatu yang… ah… entah! Saya tidak lagi bisa mendefinisikan
perasaan itu. Yang saya tahu, saya tidak pernah bisa lama berada di antara
orang-orang berkabung yang baru saja terpedaya kematian. Karena saya tidak
pernah bisa lama-lama bertahan dalam atmosfir duka tanpa menjadi gelap karena kesedihan
berkabut yang memenuhi udara yang terhirup oleh orang-orang yang ditinggalkan
kematian…
[After Rahma’s
mother’s funeral]