Hanya Mencintai Diri Sendiri…

Kasihan Gara. Ia lahir dari seorang ibu yang tidak menginginkan dirinya. Ibu yang mewariskan dendam dalam nama Gara yang diberikannya. Bahkan ayahnya menuyuruh orang untuk menghabisi hidup Gara. Perasaan kesepian yang lahir dari perasaan tidak diinginkan dan kekurangan kasih sayang membuat Gara tidak percaya pada siapapun. Gara hanya mencintai dirinya sendiri. Ia hanya akan hidup untuk dirinya sendiri dan hidupnya, bertujuan untuk membunuh semua orang di dunia selain dirinya. Sebenarnya kondisi Naruto pun sama seperti Gara. Naruto dikucilkan dan dibenci semua orang di desanya karena ia adalah jelmaan musang berekor sembilan yang dulu banyak membunuh penduduk desa. Bedanya, Naruto berhasil menaruh kepercayaan dan membangun hubungan dengan orang-orang baik yang ditemuinya. Orang-orang yang menyayanginya dan menganggapnya sebagai sahabat.

Rasanya saya ingin memeluk Gara dan bilang bahwa semuanya akan baik-baik saja. Bahwa life’s not that bad. Karena walau memang tidak ada yang benar-benar bisa diandalkan di dunia ini selain Tuhan dan diri sendiri, tapi selalu ada orang-orang yang dengan ikhlas berusaha mengerti kita. Orang-orang yang menyediakan hati dan tangannya untuk membantu meringankan beban kita dan menerima kita apa adanya. Orang-orang yang memuja dan mengagumi kita sebagaimana kita memuja dan mengagumi mereka. Orang-orang yang kita panggil sahabat sejati karena mereka selalu akan berusaha mengerti (walau susah-payah) bahkan ketika kita melakukan hal-hal bodoh berulang kali. Orang-orang yang hanya ingin yang terbaik untuk kita entah mereka suka atau tidak. Orang-orang yang menangis dalam diam ketika melihat kita terluka semata-mata karena tidak ingin kita bertambah sedih karenanya.

Saya sangat bersyukur karena hidup saya yang singkat ini dipenuhi teman-teman baik yang membantu saya tetap berdiri entah mereka sadar atau tidak. Yang dengan mengingat mereka saja sudah membuat hati saya hangat dan nyaman. Saya jadi ingin meniru Dee yang kalau bisa sudah mengekstrak sahabat-sahabatnya dalam satu kapsul untuk diemut sepanjang hidup.

Tenanglah guys, kalau saya terkenal nanti, kalian nggak perlu susah-susah ngantri untuk minta tanda-tangan saya karena akan saya sediakan eksklusif buat kalian *NYENGIR LEBAR TRUS KETAWA NGAKAK NGGAK BERENTI-BERENTI* :D =))

…Spesial buat Dwi, Lidia, Mahdia, Mb Aris, Mb Di yang entah tahun berapa baru akan melek internet, dan Nita yang mungkin baru akan ngenet kalo tarif warnet cuma 500 perak sejam. Juga buat semua teman-teman saya yang mewarnai hidup saya dengan curhat2 beraneka ragam tentang kegembiraan, kesedihan, dan cita-cita. Teruskan saja guys, penuhi telinga saya dengan cerita-cerita kalian yang menakjubkan. Terimakasih sudah membuat saya merasa berguna…



1 Comment »

  1.   Alit Said:

    on November 10, 2007 at 5:03 am

    dasar adek gak sopan!

    aku gak gaptek2 amir guysss… kalo mbak Di mungkin sja. haha. apalagi nita, bukan nunggu 500 lagi dia, 125 doang mpek gratisann!! hahahah

    banyak yg mencintaimu yo! kalo tau itu…

{ RSS feed for comments on this post}

Leave a Comment